Apakah Anda Bingung Dengan Sistem Penamaan Baru Nokia? Saya Juga.

Posted: 31 October 2010 in General, Nokia, Other Mobile Phones
Tags: ,

Setelah membaca sebuah tulisan di Blog gsmarena yang berjudul Rant: Nokia new naming convention is no less than a mess, saya baru sadar bahwa selama ini memang saya sendiri merasa kebingungan dengan sistem penamaan baru dari Nokia tersebut. Mungkin karena saya tidak terlalu tertarik dengan kebanyakan handphone dari Nokia maka saya seakan tidak terlalu peduli dengan hal tersebut. Tapi saya pikir tidak ada salahnya jika saya berbagi dengan para pembaca blog untuk juga membahas tentang hal ini, dengan versi saya sendiri tentunya, meskipun sebagian besar mengambil contoh dari tulisan di atas.

Sejak, kalau tidak salah, setahun yang lalu saat mengumumkan X6 pada bulan September 2009, Nokia menggunakan sistem penamaan baru yang hanya terdiri dari 1 huruf dan 1 angka, contohnya adalah seperti X6 tersebut. Sistem penamaan baru ini jauh berbeda dengan sistem sebelumnya yang secara umum hanya menggunakan struktur 4 angka (contoh: 5230, 8310, dsb.), dengan sebagian kecil menggunakan struktur 1 huruf 2 angka untuk N-series dan E-series (contoh: N86, E71, dsb.). Sebenarnya saya agak merasa heran waktu itu karena dengan sistem penamaan lama yang angkanya banyak saja Nokia seakan sudah kehabisan nama, bisa dilihat dari adanya daur ulang beberapa nama lama untuk produk keluaran baru − ditambah akhiran berupa jenis form factor untuk membedakannya, apalagi dengan sistem baru yang cuma 1 angka?

Tapi keheranan di atas awalnya terjawab saat Nokia mengumumkan C5 di bulan Maret 2010. Sistem penamaan baru ini ternyata akan memiliki tambahan dua digit di belakang, dipisah dengan lambang “-” (tanda hubung). Dua digit tersebut akan berupa “turunan” dari versi generic(?) yang hanya 1 huruf dan 1 angka tersebut. Contoh 2 digit yang akan digunakan adalah 00, 01, dan seterusnya.

Selain perubahan struktur, pada sistem penamaan baru ini Nokia hanya menggunakan 4 buah huruf yang akan menunjukkan serinya masing-masing, yaitu:

  • Seri C : Core range of products
  • Seri X : Social entertainment
  • Seri E : Productivity and business
  • Seri N : Flagship and most advanced range of products

Hal yang membingungkan akhirnya muncul setelah Nokia mengumumkan “turunan”-nya masing-masing.

Contoh pertama adalah C6. Nokia C6 (saja) adalah sebuah handphone dengan sistem operasi Symbian S60 berbentuk slider QWERTY. Kemudian ada C6-01 yang hanya touchscreen tanpa keyboard. Karena sistem operasinya juga Symbian, bahkan versi terbaru Symbian ^3, masih dapat dikatakan masuk akal.

Tapi coba kita lihat ke type lain dari seri C, yaitu C3. Nokia C3 (biasa) adalah sebuah handphone QWERTY (bukan layar sentuh) dengan OS S40 dan jaringan yang belum 3G. Lalu muncullah C3-01 yang sudah HSDPA dan berlayar sentuh dengan bentuk keypad biasa (bukan QWERTY). Mulai agak membingungkan bukan?

Lain halnya dengan nasib C5. Nokia C5 (saja) punya desain handphone dengan keypad biasa, tapi C5-03 tiba-tiba menjadi smartphone dengan layar sentuh tanpa keypad/keyboard. Entah kenapa tidak atau belum ada C5-01 dan C5-02 tapi langsung melompat ke C5-03.

Masih dari seri C, kali ini untuk kelas low-end. Di sini ada C1-00, C1-01, dan C1-02. Tumben juga angka “00″ nya muncul di sini. C1-00 adalah dual SIM card 2 ON pertama dari Nokia. Tapi C1-01 tiba-tiba saja menjadi handphone low-end biasa dengan 1 kartu SIM. Bagaimana dengan C1-02? Yang terakhir ini ternyata dual SIM card juga, tapi belum dual ON karena mesti gantian aktifnya. Penamaan yang sangat tidak konsisten.

Sekarang kita beralih ke seri X yang merupakan pengganti dari seri Xpress Music. Nokia X2 berbentuk slider dengan keypad biasa tanpa layar sentuh, tapi X2-02 adalah type Touch and Type seperti halnya C3-01. Ngomong-ngomong, X2-01 ke mana ya?

Terakhir, ada X5-01 yang menawarkan desain baru dalam jajaran smartphone Nokia. Mengapa tidak ada X5 (saja) atau bahkan X5-00?

Saya jadi penasaran dengan kelanjutan nama-nama dari beberapa handphone Nokia yang saat ini masih “sendirian”, seperti X5-00 di atas, C2-00, C7, E7, dan N8.

Satu hal lagi, di antara peluncuran handphone dengan sistem penamaan baru ini ternyata masih ada handphone dengan sistem penamaan lama yang “nyelip”. Contohnya adalah 5233 dan E73 Mode.

Silakan bingung atau terima saja apa adanya.

About these ads
Comments
  1. Hikaru Kaze says:

    Bro, seinget saya Nokia N8 punya nomor belakang juga. N8-00
    Dan kemungkinan N8-01 udah dipersiapkan, atau mungkin N9
    Dan untuk E7 juga udah ada belakangnya E7-00.
    Memang agak aneh, seperti gak punya identitas yg memudahkan kita mengenal seri- seri baru yg mana dulu hanya N adalah eNtertainment, E adalah Enterprise.
    Belum lagi sistem penomorannya.
    Moga2 ada yg bisa memecahkan maksud nokia membuat sistem penamaan dan penomoran seperti ini :-)

  2. JJ says:

    @Hikaru Kaze:
    Seingatku memang seharusnya yang sekarang dikenal dengan tanpa akhiran 2 digit itu berarti 00, misalnya N8 yg ada sekarang itu harusnya N8-00, tapi entah kenapa Nokianya sendiri gak pernah menyatakan secara jelas seperti itu, bahkan di press release-nya sekalipun. Jadinya ya tambah membingungkan aja kan?

  3. adit38 says:

    jangan2 emang cm sy yg ga bingung ya?

  4. JJ says:

    @Hikaru Kaze:
    Tambahan nih bro. Coba deh perhatiin iklan N8 atau C3 yang sering kelihatan di mana. Gak ada kan disebut sebagai N8-00 atau C3-00? Nokianya sendiri kan gitu, gak konsisten.

    @adit38:
    Mungkin belum bikin bingung karena produknya masih sedikit, coba kalo udah banyak nanti deh lihat.

  5. adit38 says:

    sbenarnya samsung dan se lbh membingungkan imo.
    Champ, star, zylo, aino, satio membuat sy lbh susah menebak marketnya maupun range harganya. Tapi namanya lebih menjual.
    Kalo x,c,n,e kan jelas marketnya, range harganya juga lebih jelas. Tapi namanya katro dan krn asik.

  6. koro says:

    hmm jadi tambah bingung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s