Sony Ericsson S-Series : Swivel, Slider, Style

Posted: 20 January 2008 in Sony Ericsson
Tags: , , , , , , ,

Seri “S” dari Sony Ericsson termasuk seri yang paling “langka”, karena jumlahnya sangat sedikit, sampai sekarang baru ada 2 buah handphone dalam jajaran seri ini yang secara resmi dirilis. Meskipun demikian, seri S selalu hadir dengan keistimewaan tersendiri.


Diawali dengan S700 pada awal tahun 2004, handphone ini hadir dengan desain swivel, salah satu form factor yang sangat jarang dipakai oleh vendor handphone manapun, hanya sedikit sekali yang mengeluarkan handphone dengan desain seperti ini. S700 dipasarkan dengan nama resmi S700i dan S700c, “i” menunjukkan wilayah peredaran “internasional” dan “c” menunjukkan wilayah peredaran untuk daratan China).

S700 dilepas ke pasar dengan fitur yang pada jamannya termasuk high-end dan komplit : handphone dengan kamera 1.3 megapixel (pertama dari Sony Ericsson), lensa kameranya menggunakan sensor CCD (pertama dan satu-satunya dari Sony Ericsson yang kameranya menggunakan lensa dengan sensor tersebut sampai saat ini). Meskipun tanpa autofocus — fitur yang belum diterapkan pada handphone kamera pada waktu itu — hasil photo dari kamera S700 diyakini termasuk di antara yang paling bagus di kelasnya. Berbody tebal dengan layar yang lumayan lebar dan terang — handphone Sony Ericsson pertama dengan layar 262,144 warna dan resolusi QVGA (240×320 pixel) — dengan dukungan fitur-fitur yang cukup lengkap, menjadikan S700 sebagai sebuah handphone yang istimewa.


S700 memiliki varian yang khusus dipasarkan di wilayah Amerika, yaitu S710 (dipasarkan dengan nama resmi S710a, “a” menunjukkan wilayah peredaran untuk daratan Amerika yang memiliki frekuensi GSM berbeda dengan wilayah Eropa atau Asia Pasifik). Perbedaan kedua type ini hanya terletak pada 2 hal, yaitu FM Radio (hanya ada pada S700i/S700c) dan EDGE (hanya ada pada S710a). Perbedaan lainnya hanya warna casing yang berbeda (Arctic Silver untuk S700i/S700c dan Onyx Black untuk S710a).


Pada pertengahan tahun 2005, Sony Ericsson merencanakan untuk merilis S600, versi downgrade dari S700 (dengan kamera tetap 1.3 megapixel). Tapi, entah kenapa Sony Ericsson kemudian memutuskan untuk membatalkan peluncuran handphone swivel dan seri S kedua ini, dan melakukan revisi dengan menambahkan memory internal menjadi sebesar 256 MB (tanpa slot memory external) serta memasukkannya ke dalam seri Walkman dengan nama W600 (Triband GSM + EDGE, untuk pasar terbatas) dan sebulan kemudian meluncurkan varian-nya yang diberi nama W550 (tanpa EDGE, untuk pasar global).



Seri S berikutnya baru muncul 3 tahun kemudian, dihitung sejak kehadiran S700, yaitu S500 (diedarkan dengan nama resmi S500i dan S500c). Kali ini, Sony Ericsson ternyata tidak lagi membuat seri S dalam bentuk swivel, melainkan menggantinya dengan desain slider. S500 merupakan handphone yang diposisikan sebagai handphone fashion : berdesign slider tipis yang cantik, diberi 4 pilihan warna yang menarik (Mysterious Green, Spring Yellow, Contrasted Copper dan Ice Purple), dan dibekali dengan “flash theme” yang tampilannya dapat berubah-ubah menyesuaikan dengan waktu (day and night) dan musim (everchanging). S500 dibekali fitur-fitur antara lain, kamera 2 megapixel, TrackID, 1000 contacts, dan slot memory external berupa memory stick micro (M2).

Sayangnya sempat muncul isu keretakan keypad pada S500 yang berwarna hijau/hitam (Mysterious Green) yang disebabkan oleh ketidakcocokkan antara material keypad dengan body handphone, sehingga S500 menjadi kurang popular, kalah popular dari “kembarannya” yang berada di seri Walkman, yaitu W580. Untungnya isu keretakan keypad ini segera diantisipasi oleh Sony Ericsson dengan menawarkan penggantian keypad secara gratis di service center.

Penggemar setia seri S pasti merindukan kehadiran type terbaru dari seri ini. Sayangnya, dari rumor-rumor mengenai produk yang sedang direncanakan oleh Sony Ericsson untuk tahun 2008 yang sudah beredar sejak lama, sampai saat ini belum satupun yang menyinggung tentang kemungkinan munculnya seri S baru pada tahun ini.

Kita tunggu saja, mudah-mudahan Sony Ericsson tidak akan “melupakan” seri istimewa ini.

 

Comments
  1. redy says:

    ada yang jual casing s 700i ga

  2. jjlifeblog says:

    Maaf mas, saya bukan penjual handphone maupun accessories-nya…🙂

  3. Dedet says:

    Saya sedang cari 1 bh cassing SE S700i original. Kalau masih ada yang jual akan Saya bayar dengan harga pantas. Bagi yang punya harap hubungi Saya di: dedet_contact@yahoo.com berikut penawarannya. Saya tunggu. Trim’s.

  4. Ardi says:

    Sony Ericsson S700 “i” ataupun “c” memang sungguh sangat istimewa. Berbagai fitur, design, spesifikasi, hingga ketahanan yang dimilikinya membuat saya kagum, dan boleh dapat dikatakan pengguna handpone di Indonesia yang sampai saat ini masih menggunakan S700 adalah “komunitas” penggemar s700. Hal ini dikarenakan sparepart ataupun accessories yang dimilikinya sangatlah langka, bahkan yang ori di sony ericsson centre sendiri sudah belum tentu ada.
    Bravo S700…

  5. kezia says:

    Saya punya SE S 500i, mysterious green, keypadnya retak..trus bisa diganti/gak?apakah casingnya bisa diganti dengan yang ice purple?

  6. […] 2008, aku pernah membuat tulisan tentang Seri “W” (Walkman), Seri “K”, Seri “S”, dan Seri “T”. Pada bulan itu juga aku membuat draft untuk seri lainnya yang saat itu […]

  7. […] pernah dibuat dalam tulisan khusus, misalnya seri K (All About Sony Ericsson K-series), Seri S (Sony Ericsson S-series: Swivel, Slider, Style), seri T (T Series Transformation: Feature Packed Simple To Fashion), seri W […]

  8. iwan saputra says:

    saya lg cari casing sony ericsson type s 700i yang original, mhn informasi kalo teman2 ad punya, saya beli dengan harga yang pantas.thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s