Archive for February, 2008

Salah satu blog yang mengkhususkan diri pada informasi seputar Sony Ericsson, yaitu Unofficial Sony Ericsson Blog memberikan “bocoran” mengenai sistem penamaan baru untuk produk Sony Ericsson yang akan datang. Hal ini erat kaitannya dengan seri-seri baru yang muncul belakangan ini seperti seri R, C, G, dan X. Selain itu, kalau diperhatikan lebih lanjut, terlihat bahwa angka-angka yang muncul di belakang seri baru tersebut juga berbeda dari biasanya, terutama setelah diperkenalkannya C702 dan C902 di mana 3 angka terakhir mengingatkan kita pada sistem penamaan handphone-handphone Sony Ericsson yang dikhususkan untuk operator di Jepang.


Sistem penamaan atau nomenclature baru tersebut dapat digambarkan seperti ini :


Penjelasan singkat dari gambat di atas adalah kira-kira seperti ini :

XPERIA (X-series) vs. Generation Web (G-series)

G-series (G = Generation Web) akan diposisikan di bawah X-series (X = XPERIA). Baik G maupun XPERIA akan merupakan seri untuk kelas smartphone.


Cyber-shot (C-series) vs. Snapshot (S-series)

C-series (Cyber-shot) akan menggantikan seri Cyber-shot lama yang selama ini dikenal dengan seri K. Untuk kelas kamera, Sony Ericsson akan memberikan “sub-brand” baru yaitu Snapshot, yang merupakan seri kamera kelas bawah (dengan fitur kamera di bawah seri C). Handphone Snapshot ini akan dinamai seri S, sehingga seri S bukan lagi sebagai seri untuk handphone berdesain Swivel/Slider.


Walkman (W-series) vs. Radio (R-series)

Jika di seri kamera akan ada 2 seri, yaitu C dan S, maka pada jajaran handphone musik Sony Ericsson menambahkan seri baru yaitu R (Radio) yang akan mendampingi seri W yang tetap dipertahankan sebagai seri untuk handphone Walkman.

Beberapa contoh handphone yang sudah diperkenalkan yang sudah mengikuti struktur nomenclature di atas adalah :


C902 : High-end, Candybar (Cyber-shot)
C702 : Mid-end, Candybar (Cyber-shot)
R306 : Low-end, Clamshell (Radio)

Masih berkaitan dengan nomenclature di atas, semua handphone yang sudah mengikuti struktur penamaan baru tersebut tidak akan lagi diberi akhiran huruf “i” yang selama ini dikenal sebagai versi “international” (dipasarkan di luar wilayah Amerika dan China). Sedangkan khusus untuk Amerika dan China, akhiran huruf “a” dan “c” masih akan digunakan.


G700 dan G900 adalah “keluarga” baru dari jajaran smartphone dengan sistem operasi Symbian UIQ3 dari Sony Ericsson. Dibandingkan dengan smartphone dari seri lainnya (M , P dan W), maka kedua seri G ini memiliki ukuran layar paling kecil, yaitu hanya 2,4 inch, sementara seri lainnya memiliki ukuran layar 2,6 dan 2,8 inch.

Oleh karena itu, DreamSpring sebagai pengembang software/aplikasi untuk aplikasi berbasis Symbian, telah mengembangkan aplikasi contact management khusus untuk G700 dan G900, yaitu DreamConnect 3 (pengembangan dari versi sebelumnya, DreamConnect 3 untuk layar touchscreen berukuran 2.6 inch, yang dapat digunakan pada M600, W950, W960, dan P1). DreamConnect 3 versi layar touchscreen berukuran 2.4 inch ini juga sudah diperbarui agar mendukung finger-tip control yang menjadi salah satu ciri khas dari UI yang terdapat pada G700 dan G900.

Berikut adalah informasi lengkap yang diambil dari Sony Ericsson Developer World :


(more…)

Bukan karena yang mendapat penghargaan Piala Oscar tahun ini kebanyakan para artis tua — meskipun untuk beberapa kategori memang iya — tapi judul di atas sengaja dibuat agar postingan tentang Piala Oscar ini lain daripada yang lain. Kebetulan, film “No Country For Old Men” yang sebelumnya memimpin dengan 8 nominasi (Oscar 2008: “No Country for Old Men” dan “There Will Be Blood” Memimpin dengan 8 Nominasi) meraih penghargaan paling bergengsi sebagai Best Picture Oscar 2008.

Daniel-Day Lewis — setelah sukses meraih Golden Globe untuk kategori Best Performance by an Actor in a Motion Picture – Drama, dan seperti banyak dijagokan oleh para pengamat — akhirnya mengulang suksesnya dengan meraih Piala Oscar untuk kategori Best Actor in a Leading Role untuk perannya dalam film There Will Be Blood.

Demikian juga dengan Marion Cotillard yang meraih Golden Globe untuk kategori Best Performance by an Actress in a Motion Picture – Musical or Comedy, untuk perannya yang gemilang dalam film La Vie En Rose, berhasil mengungguli nominator lainnya untuk meraih Piala Oscar sebagai Best Actress in a Leading Role.

Daftar lengkap para peraih Piala Oscar 2008 berikut ini diambil dari website resmi www.oscar.com :

(more…)

Saat ini, sudah sangat banyak PDA Phone dan Smartphone yang memiliki sistem operasi (operating system/OS) Windows Mobile. PDA Phone dengan OS Windows Mobile dan memiliki kemampuan touchscreen biasa disebut sebagai Pocket PC, sedangkan handphone yang memiliki OS Windows Mobile dan tanpa kemampuan touchscreen biasa disebut sebagai Smartphone.

PDA Phone/Pocket PC terbaru yang beredar saat ini rata-rata menggunakan versi terakhir Windows Mobile, yaitu Windows Mobile 6.0 Professional (Windows Mobile 6.0 Classic digunakan pada PDA tanpa kemampuan mobile phone dan Windows Mobile 6.0 Standard digunakan pada Smartphone).

Meskipun belum diumumkan secara resmi oleh Microsoft, informasi mengenai versi terbaru dari Windows Mobile untuk Pocket PC, yaitu Windows Mobile 6.1 Professional, sudah banyak beredar di internet, lengkap dengan screenshot dari beberapa tampilan menunya yang mengalami perubahan yang cukup signifikan dari versi sebelumnya.

Bahkan, pada Mobile World Congress 2008 yang berlangsung di Barcelona pada tanggal 11-14 Februari 2008 yang lalu, Sony Ericsson memperkenalkan XPERIA™ X1 yang akan dibekali dengan sistem operasi versi baru tersebut. Sementara vendor lain seperti HTC, Toshiba, Eten, dan lain-lain, pada ajang yang sama mengenalkan produk terbaru mereka yang masih menggunakan Windows Mobile Professional versi sebelumnya (versi 6.0).

Berikut adalah beberapa artikel mengenai Windows Mobile 6.1 Professional yang diambil dari berbagai sumber.


(more…)

John Pizzarelli adalah seorang vokalis, gitaris, dan band-leader musik jazz yang sering membawakan lagu-lagu jazz standar, ballad dan cool jazz. Sampai tahun 2007, John Pizzarelli sudah merilis 22 album, yang berupa solo, trio, big-band, maupun berkolaborasi dengan artis jazz lain seperti George Shearing Quintet dan Bucky Pizzarelli (yang terakhir ini adalah ayah kandungnya, seorang gitaris jazz yang cukup terkenal).

Dari sekian banyak albumnya, album favoritku dari dulu sampai sekarang masih belum berubah, yaitu New Standards yang dirilis tahun 1993 di bawah label RCA. Album ini terdiri dari 15 track yang hampir seluruhnya merupakan original songs — belum pernah dibawakan oleh musisi lain sebelumnya — kecuali lagu Come-On-A My House yang merupakan aransemen ulang dari lagu yang pernah dibawakan oleh Rosemary Clooney maupun Ella Fitzgerald.


New Standards (1993, RCA)

Track Listing:
1. Fools Fall In Love
2. Oh How My Heart Beats For You (Swing)
3. Beautiful Moons Ago
4. I’m Your Guy
5. Come On-A My House
6. Beautiful Maria Of My Soul
7. I Only Want Some
8. I’m Alright Now
9. Just A Skosh
10. Why Do People Fall In Love
11. Hearts Like Mine Are Broken Every Day
12. Better Run Before It’s Spring
13. Give Me Your Heart
14. Look At Us
15. Oh How My Heart Beats For You (II)

Lebih lengkap mengenai John Pizzarelli dapat dilihat di website resminya : John Pizzarelli.

Berikut adalah beberapa video dari YouTube untuk lagu-lagu yang ada di album New Standards tersebut.


Just A Skosh :


Oh How My Heart Beats For You :

Dari Just Another Mobile Phone Blog didapat informasi bahwa Sony Ericsson telah mem-file-kan suatu patent dengan nama Cover for Portable Device yang merupakan suatu inovasi dalam penutup/casing handphone sehingga tahan terhadap air, debu, pasir dan guncangan.

Jika dikaitkan dengan announcement yang dilaksanakan tanggal 10 Februari 2008 yang lalu, di mana Sony Ericsson mengumumkan handphone C702 Cyber-shot yang merupakan splash and dust resistant mobile phone, maka kemungkinan patent ini ada kaitannya dengan C702 tersebut.


(more…)

Mungkin orang-orang di Indonesia hanya mengenal produk-produk Sony Ericsson yang diedarkan di Indonesia saja, yang variasi type-nya hampir sama dengan yang diedarkan secara internasional, biasanya ditandai dengan akhiran “i” di belakang nomor indexnya yang secara umum berupa 1 huruf dan 3 angka, seperti K610i, W880i, Z550i, dan lain-lain.

Selain versi internasional tersebut, Sony Ericsson juga merilis handphone khusus untuk wilayah Amerika, ditandai dengan akhiran “a”, dan memiliki kekhususan pada frekuensi GSM yang ditambahkan dengan frekuensi 850 MHz. Handphone-handphone quad-band (GSM 850/900/1800/1900) biasanya hampir dipastikan akan diedarkan juga di Amerika.

Ada juga versi khusus daratan China, dengan akhiran “c”. Biasanya handphone-handphone GSM (Non-3G) akan diedarkan di China dengan penambahan dukungan untuk karakter huruf China. Handphone-handphone yang memiliki fitur jaringan 3G atau HSDPA akan diedarkan sebagai handphone Non-3G khusus untuk versi China, tentu saja juga dengan penambahan dukungan untuk karakter huruf China.

Handphone-handphone dengan akhiran “i” adalah versi internasional yang diedarkan ke hampir semua negara selain daratan Amerika dan China.

Khusus untuk beberapa negara tertentu yang mendukung layanan i-mode, Sony Ericsson merilis beberapa type tertentu yang dilengkapi dengan fitur tersebut. Pada dasarnya, handphone jenis ini adalah handphone versi internasional yang diberi tambahan fitur i-mode dan untuk penamaannya hanya dibedakan dengan mengganti akhiran “i” dengan “im”. Contohnya adalah K550im, K610im, dan W580im.

Di luar keempat jenis handphone di atas, yang secara fitur dan desain hampir sama —karena pembeda utama hanya terletak pada jaringan yang didukung — sebenarnya masih ada produk Sony Ericsson lain yang diedarkan terbatas hanya untuk Jepang. Uniknya, handphone-handphone khusus Jepang ini memiliki desain yang bisa dikatakan jauh berbeda dan juga fitur yang jauh lebih maju daripada versi “i”, “a”, maupun “c”.

Sebagai contoh, jika versi lain baru mencapai tahap resolusi layar QVGA (240 x 320 pixel) sampai sekarang (kecuali X1 yang WVGA), maka handphone-handphone Jepang ini sudah sejak lama memiliki resolusi VGA (480 x 640 pixel), bahkan beberapa sudah mencapai WVGA (480 x 800 pixel). Demikian juga fitur-fitur lainnya yang memang dikhususkan dan disesuaikan dengan teknologi mutakhir yang sedang trend di Jepang.

Pada awal November 2007 yang lalu, Sony Ericsson mengenalkan handphone khusus Jepang pertama yang diberi label Cyber-shot, akan diedarkan melalui operator NTT DoCoMo — semua handphone di Jepang menerapkan system branded pada operator tertentu — dengan nama SO905iCS.

Berbeda dengan K850i yang sama-sama memiliki kamera digital beresolusi 5 megapixel dengan sub-brand Cyber-shot, SO905iCS sudah memiliki kemampuan 3x optical zoom (K850 hanya berupa digital zoom 16x yang juga dimilikioleh SO905iCS), layar TFT 256 ribu warna dengan resolusi WVGA, face recognition, dan fitur2 khas lainnya.

Berikut adalah beberapa artikel, berita, review, photo dan video mengenai Sony Ericsson SO905iCS yang diambil dari beberapa macam sumber.

(more…)