Archive for April, 2009

Lama juga nih gak update blog.

Yang mau di-post sekarang memang bukan berita baru — udah hampir basi malahan — tapi karena belum ada dan daripada gak sama sekali kan lebih baik terlambat.

Pada 17 April 2009 yang lalu, Sony Ericsson melakukan press release untuk mengumumkan hasil penjualan dan posisi keuangan selama kuartal pertama tahun ini (periode Januari sampai Maret 2009). Dan hasilnya, hmm… seperti sudah diperkirakan sebelumnya, kerugian yang mulai diderita sejak pertengahan tahun 2008 yang lalu sampai sekarang masih berlanjut. Bahkan lebih parah, karena mencapai nilai kerugian tertinggi sepanjang sejarah berdirinya perusahaan joint venture antara Sony dengan Ericsson ini, yaitu sebesar 358 juta Euro!

Ada lagikah yang lebih parah dari itu? Masih ada ternyata. Dengan dideritanya kerugian yang sangat tinggi akibat menurunnya penjualan (total penjualan turun hampir 10 juta unit dibandingkan dengan kuartal terakhir tahun kemarin), Sony Ericsson akan merumahkan alias memutuskan hubungan kerja dengan 2000 orang karyawannya, sampai pertengahan tahun ini. Akan disusul kemudian dengan 2000 karyawan berikutnya yang juga akan dirumahkan.

Beberapa waktu lalu, sempat beredar juga rumor yang menyatakan bahwa Ericsson berniat untuk mengakhiri joint venture-nya dengan Sony. Akan tetapi rumor tersebut telah dibantah secara langsung oleh petinggi Ericsson. Bahkan, setelah Sony Ericsson mengeluarkan laporan hasil kuartal pertama ini, Ericsson menyatakan bahwa mereka pada saat ini sedang berada dalam posisi yang kuat dan bersedia untuk mengucurkan suntikan dana apabila dibutuhkan oleh Sony Ericsson. Syukurlah.

Berikut press release dari Sony Ericsson mengenai hasil penjualan dan laporan keuangan selama kuartal pertama tahun 2009:

(more…)

Sony Ericsson W205 Walkman Phone

Masih ingat dengan Sony Ericsson T303? Handphone slider yang masuk dalam kategori fashion untuk kelas pemula dengan fitur yang benar-benar low-end: ukuran dan resolusi layar relatif kecil, internal memori sangat kecil tanpa adanya slot memory external. Yang diandalkan dari T303 hanyalah desain yang manis dengan bahan yang bagus, ciri khas seri T yang sekarang bertransformasi menjadi seri untuk fashion phone.

Kemarin Sony Ericsson baru saja mengumumkan handphone Walkman baru untuk kelas pemula yang diberi nama W205. Desain W205 benar-benar sangat mirip dengan T303, dengan sedikit perbedaaan pada panjang dan tebalnya, tetapi tidak terlalu banyak sehingga sepintas akan sangat mirip, kecuali kalau kita memperhatikan adanya logo Walkman pada W205 yang terletak di bagian depan.

Secara keseluruhan fitur yang dimiliki kedua handphone di atas juga mirip, dengan perbedaan utama pada Walkman Player versi 2 serta penambahan slot kartu memori eksternal berjenis Memory Stick Micro (M2) pada W205.

Selain kedua hal di atas, perbedaan lain antara W205 dengan T303 adalah :

  • Network : W205 dual-band GSM dengan EDGE sedangkan T303 tri-band GSM tanpa EDGE
  • Phonebook : 1000 contacts dengan multiple field pada, sedangkan T303 hanya mendukung sampai 500 contacts
  • Memori : internal memori W205 hanya 5 MB (dengan slot memori eksternal jenis M2), sedangkan memori internal T303 adalah 8 MB tanpa slot M2
  • Video recording : W205 merekam video sedangkan T303 tidak bisa
  • Music Player : W205 dibekali dengan Walkman Player versi 2, T303 hanya Music Player standard
  • Browser : W205 diberikan per-installed Opera Mini Web Browser, T303 hanya ada web browser standrd

Sony Ericsson S312 Snapshot Phone

Beberapa bulan lalu Sony Ericsson merilis S302, handphone pertama dari seri baru Snapshot yang menggunakan index “S”. Sama halnya dengan seri T, seri S sejak S302 berubah posisi menjadi seri baru, bukan lagi berdasakan form factor slider atau swivel, tapi diposisikan sesuai fungsi, yaitu Snapshot. Snapshot bisa dikatakan sebagai seri low-end dari Cyber-shot. Pada handphone yang masuk ke dalam jajaran seri Snapshot akan ditemui banyak fitur-fitur imaging seperti PhotoFix, Picture blogging, Video recording, Photo light, Video light, dan PictBridge printing. Berbeda dengan seri Cyber-shot, seri snapshot hanya menggunakan lensa kamera yang fixed focus (tanpa autofocus).

Tak terlalu lama sejak S302 dirilis, kini Sony Ericsson memperkenalkan penerusnya yang diberi nama S312. Selain desain, nampaknya tidak ada perbedaan yang mencolok dari segi fitur antara S302 dengan S312.

(more…)

Lama juga ya aku gak update blog.

Ada berita yang mungkin sekarang udah agak basi karena blog ini lama ditinggalin, tapi daripada gak sama sekali kan lebih baik dibikin aja.

Setelah rumornya muncul belakangan ini, akhirnya Sony Ericsson secara resmi mengumumkan produk terbarunya yang berupa sebuah ponsel fashion dengan desain lipat (clamshell). Produk dengan code name Elle ini diberi index resmi T707. Dari index ini udah ketahuan kalau Elle adalah ponsel fashion (ditunjukkan oleh “T”) kelas mid-end (angka “7” di depan menunjukkan hal ini) dan berbentuk clamshell (angka “7” terakhir).

Sebagaimana layaknya sebuah ponsel fashion, apalagi dengan form factor clamshell yang sejak awal memang selalu identik dengan fashion (entah kenapa!), T707 tentu saja memiliki satu atau beberapa hal menarik yang membedakannya dengan ponsel dalam kategori lain. Misalnya warna. Menurut designer-nya, Suyan Huang, T707 didesain khusus untuk Maria Sharapova dan inspirasi warnanya adalah dari warna pelangi. Lebih lengkap mengenai Suyan Huang dan penjelasannya tentang desain T707 bisa dibaca di sini: Interview with the Designer of T707 (SEMC Blog).

Sony Ericsson T707 rencananya akan dirilis dalam 5 warna: Mysterious Black, Lucide Blue, Spring Rose, Lime Forest, dan Sensitive Bronze. Dan seperti biasanya, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan warna baru di kemudian hari, seperti terjadi pada beberapa ponsel lain dari Sony Ericsson.

Seperti apa sih T707 itu? Simak Press Release dan Photo berikut ini.

(more…)