Archive for 12 July 2009

Waktu pergi ke Singapore beberapa hari yang lalu, setelah makan malam di restaurant hotel aku jalan-jalan di sepanjang Orchard Road dan mampir ke sebuah toko buku dan musik bernama Borders. Tokonya termasuk sangat besar dan komplit. Yang dijual bukan hanya buku tetapi ada juga film-film dalam bentuk DVD dan musik dalam bentuk audio CD. Kebetulan lagi ada program sale atau diskon yang lumayan besar untuk beberapa produk buku, musik dan film.

Aku coba lihat ke bagian musik, ternyata banyak juga yang didiskon 25% dan perhatianku tertuju pada sebuah CD dari Charles Mingus yang belum pernah kulihat. Charles Mingus adalah seorang musisi jazz yang punya spesialisasi sebagai bass player yang cukup terkenal. Selain mengeluarkan album dengan namanya sendiri, Mingus juga sering membentuk kelompok ensemble/big band atau orchestra bersama beberapa musisi terkenal lainnya.

CD yang aku temui di toko Borders tersebut berjudul Charles Mingus: Music Written for Monterey, 1965 Not Heard…Played Live in Its Entirety at UCLA dan memiliki cover album seperti gambar di bawah ini.

Album tersebut terdiri dari 2 keping CD dengan total track sebanyak 19 buah. Dari 19 track tersebut, 8 buah track berupa speech (termasuk 1 opening speech di awal CD pertama). Sesuai dengan judulnya, album ini memang murni rekaman dari seluruh live performance, bahkan termasuk speech pada jeda antara satu komposisi dengan komposisi berikutnya.

Album Charles Mingus yang baru ini telah menambah koleksi album Mingus dan juga secara otomatis menambah jumlah koleksi seluruh album jazz yang aku miliki.

Sekarang saatnya menikmati komposisi Mingus… sampai jumpa.

Lebih dari setahun yang lalu, tepatnya pada bulan Januari tahun 2008, aku pernah membuat tulisan tentang Seri “W” (Walkman), Seri “K”, Seri “S”, dan Seri “T”. Pada bulan itu juga aku membuat draft untuk seri lainnya yang saat itu masih dipakai sebagai penamaan untuk type handphone oleh Sony Ericsson, yaitu Seri Z, dulu dikenal sebagai seri khusus untuk handphone berbentuk clamshell. Entah kenapa, draft tersebut terlupakan, dan terabaikan, sampai akhirnya Sony Ericsson pun mengakhiri penamaan handphone-nya dengan seri Z tersebut.

Untuk mengenang seri Z yang sekarang telah tiada, maka aku putuskan untuk meneruskan draft terdahulu.

Seri Z dalam jajaran handphone Sony Ericsson diberikan khusus untuk handphone-handphone yang memiliki form factor clamshell atau dalam bahasa Indonesia biasa disebut “cangkang kerang”. Kenapa Z? Clamshell dalam bahasa Swedia disebut sebagai Ze Bobber. Ya, Swedia adalah negara tempat Ericsson lahir dan berada, dan Ericsson adalah anggota dari perusahaan joint venture pembentuk Sony Ericsson.

Pada masa Ericsson, perusahaan ini belum pernah memproduksi handphone berbentuk clamshell yang berupa flip-up (tutup dibuka ke atas), melainkan hanya dalam bentuk flip-down (tutup dibuka ke bawah).

Bentuk handphone clamshell yang ada sekarang “diwariskan” dari Sony seperti yang terdapat pada produk awal Sony seri C seperti C404S atau C406S.

(more…)