Jalou: Pangeran Gagah Yang Dikutuk Menjadi Perempuan Buruk Rupa Dari Kasta Paling Rendah (Bao, Meskipun Ganti Nama Tapi Kau Tetap Merupakan Kesalahan Terbesar Yang Pernah Ada)

Posted: 13 August 2009 in A200, Clamshell, Sony Ericsson
Tags: , , , ,

Ini adalah post dengan judul terpanjang yang pernah kubuat. Judulnya jadi panjang karena ada sub-judul yang aku rasa perlu dicantumkan. Keduanya saling berkaitan.

Tulisan ini bermula dari kekecewaan besar terhadap apa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini. Sebuah rumor yang menyesatkan, yang membuat aku merasa telah dibodohi dan ditipu, dan bahkan aku merasa telah membodohi dan menipu pembaca blog ini tanpa aku sengaja.

Sebuah rumor yang bahkan “diamini” oleh situs-situs yang cukup besar dan terkenal semacam gsmarena atau engadget, juga JUSTAMP Blog.

Pangeran Gagah

Pada rumor terdahulu, Jalou dikabarkan akan menjadi sebuah handphone berbasis Symbian S60 kedua dari Sony Ericsson dengan spesifikasi yang cukup menggiurkan: hampir sama dengan Satio tetapi berkamera 5 megapixel. Ilustrasi mengenai desain Jalou (kalau dibaca sebagai Jalu, dalam bahasa daerah Sunda ini berarti Jantan), meskipun berasal dari sebuah konsep, terkesan gagah dan garang. Sangat menjanjikan. Apalagi di saat Sony Ericsson mengalami krisis, Jalou dalam versi “impian” dipercaya bisa menjadi salah satu penyelamat dari kehancuran, di samping Satio, Aino, Rachael, dan Yari tentunya.

Perempuan Buruk Rupa

Namun apa yang terjadi dalam kenyataan? Ternyata si Pangeran Gagah bernama Jalou dalam impian pada kenyataannya sangat jauh berbeda, karena telah “dikutuk” menjadi seorang perempuan buruk rupa. Selain buruk rupa, si perempuan ini ternyata juga sangat jauh derajatnya dengan si Pangeran Gagah dalam impian.

Masih ingat kan dengan post ini: Bao: Kuharap Kau Tak Pernah Ada? Itulah wujud asli dari si pangeran impian sekarang: sebuah handphone clamshell yang dulu bernama Bao, yang saking buruknya kuharapkan tak akan pernah ada dalam sejarah Sony Ericsson. Si perempuan buruk rupa bernama Bao ini sekarang telah berganti nama menjadi Jalou, sebuah nama yang sangat tidak tepat.

Jalou sekarang telah berubah menjadi sebuah handphone yang oleh Sony Ericsson diposisikan sebagai fashion phone, tetapi menurutku adalah fashion phone salah kaprah!

Kenapa salah kaprah? Memangnya fashion harus selalu identik dengan clamshell yang memiliki tampilan bling bling berbentuk seperti tempat bedak dan layarnya bisa jadi cermin untuk berdandan, tanpa peduli fiturnya seadanya atau begitu-begitu saja?

Lihatlah Blackberry. Dari bentuk fisiknya, tak akan ada yang bilang itu termasuk fashion phone. Tapi berani bertaruh – terutama di Indonesia – sebagian besar pemakai Blackberry adalah kaum hawa alias wanita, golongan yang dijadikan target pasar Jalou oleh Sony Ericsson. Kata kuncinya adalah fitur, fitur dan fitur.

Handphone kotak bedak is so yesterday, honey. Apalagi desain berbentuk prisma itu udah lebih dari setahun yang lalu dibikin oleh Nokia, saingan terbesarmu Sony Ericsson. Lihatlah Samsung, lihatlah LG. Inovasilah yang membawa mereka menjadi peringkat 2 dan 3 secara global di bawah Nokia.

Sony Ericsson mungkin bisa berkilah kalau mereka masih punya andalan Satio, yang merupakan handphone GSM berkamera 12 megapixel pertama yang “diumumkan”. Ya, hanya diumumkan. Karena, seperti kejadian sejak K850, hampir dipastikan bukan menjadi yang pertama kali dirilis. Samsung sudah bersiap untuk segera merilis handphone kamera 12 megapixel pertamanya. Dan Sony Ericsson seperti biasa akan tetap tertinggal dari Samsung, bahkan LG. Kehancuranmu sudah di depan mata, tapi kau tetap tidak mau belajar dari pengalaman. Tak heran jika banyak yang akan segera meninggalkanmu dan beralih pada merk lain yang bisa memberikan lebih dari sekedar handphone copy-paste dan tanpa inovasi.

Rasanya nama blog ini pun suatu saat harus diganti.

Comments
  1. shandya says:

    turut berduka cita.

  2. Rudy says:

    /shivers

    Baru liat thread si Bao di FP, serem bener tampangnya tuh Bao.

    Bener komentar anak anak FP laennya, target market Bao = members Taman Lawang, jiakakakakaka😀

    *kabur*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s