Ada Apa (Lagi) Dengan Sony Ericsson? Berita Miring Tentang Satio, Aino… Dan Sekarang Xperia X2…!!!

Posted: 5 December 2009 in A200, A300, Candybar, Entertainment Unlimited, QWERTY, Slider, Sony Ericsson, Symbian, Touchscreen, Windows Phone, XPERIA
Tags: , , , , ,

Mungkin banyak yang sudah tahu kalau akhir-akhir ini − terutama sekitar setahun terakhir − Sony Ericsson sedang mengalami krisis, ditandai dengan semakin menurunnya tingkat penjualan dan pendapatan, bahkan sampai menderita kerugian finansial yang diikuti dengan pemutusan hubungan kerja pada banyak karyawannya dan penutupan beberapa fasilitas pengembangannya.

Salah satu faktor yang mungkin menyebabkan hal tersebut − selain faktor persaingan yang memang semakin ketat  terutama dari pesaing klasik si nomor satu dari Finlandia , dua vendor dari Korea dan ditambah satu vendor Amerika yang terkenal dengan keyboard QWERTY dan desain lebarrnya − adalah menurunnya kualitas produk. Sudah bukan rahasia lagi kalau Sony Ericsson sempat direpotkan dengan banyak sekali laporan mengenai produk cacat atau bermasalah. Beberapa kerusakan produk yang cukup besar yang sempat tercatat di antaranya adalah keretakan pada keypad S500/W580, keretakan pada d-pad W830/W850, slider goyang pada C905/W995, casing retak/mengelupas pada Xperia X1, dan paling parah adalah earpiece yang mati total pada C905, produk high-end flagship untuk camera phone sebelum digantikan oleh Satio. Selain kerusakan fisik, pernah juga terjadi beberapa keluhan pada software, terutama software yang branded di negara-negara Eropa, misalnya W910 yang pada awal peluncuran banyak yang sering restart sendiri.

Selain itu kualitas fitur-fiturnya pun banyak yang patut dipertanyakan, ambil contoh: K850 yang pada waktu itu merupakan flagship camera phone dengan resolusi 5 megapixel dan mengusung sub-brand Cyber-shot tapi memiliki kualitas hasil di bawah merk lain yang tidak secara nyata menyebut produknya sebagai handphone dengan fokus pada kamera. “Nasib” yang sama dialami C905 pada resolusi 8 megapixel, dan − lagi-lagi − diteruskan pada resolusi 12 megapixel di mana hasil photo Satio disebut-sebut kalah bagus dari sebuah smartphone keluaran Korea!

Handphone seri Cyber-shot yang terakhir berjaya dari Sony Ericsson adalah K800 yang dinobatkan sebagai handphone GSM terbaik oleh Mobile World Congress tahun 2007 dan diakui banyak kalangan sebagai camera phone 3.2 megapixel terbaik yang pernah ada. Sebelumnya, cikal bakal camera phone yang belum diberi sub-brand Cyber-shot, yaitu K750, juga diakui banyak pihak sebagai the best 2 megapixel cameraphone, bahkan sempat meraih penghargaan The Best Mobile Imaging Device dari TIPA Awards 2006. Setelah itu? Hmmm… entah ke mana larinya taji Sony Ericsson, di antara merk-merk lain yang berlari kencang, terutama 2 vendor utama dari Korea, Sony Ericsson seakan jalan di tempat, bahkan mundur!

Sebenarnya, sejak kuartal ketiga tahun 2009 ini, Sony Ericsson sudah menunjukkan sedikit tanda-tanda kebangkitan, ditandai dengan agak berkurangnya nilai kerugian dibanding kuartal sebelumnya dan bahkan mengambil alih posisi 4 vendor dengan penjualan terbanyak secara global dari Motorola, itupun karena kebetulan pada saat yang sama Motorola sedang mengalami krisis yang lebih parah.

Selain hal-hal di atas, tanda-tanda kebangkitan Sony Ericsson juga ditandai dengan sudah dan akan dirilisnya produk-produk yang diperkirakan akan digemari banyak orang, terutama dari seri baru Entertainment Unlimited dan juga beberapa seri Xperia baru: Satio yang merupakan handphone GSM pertama dengan kamera beresolusi 12 megapixel, Aino yang merupakan perpaduan dari Walkman dan Cyber-shot dengan kamera 8 megapixel yang hasil photonya sangat bagus, Yari yang mengandalkan fitur gesture gaming, Xperia X2 sebagai penerus Xperia X1, dan terutama Xperia X10 yang merupakan smartphone pertama dari SE yang menggunakan OS Android.

Benar saja, penjualan Satio dan Aino dilaporkan sangat baik di beberapa negara, bahkan di Taiwan penjualan kedua handphone tersebut menjadikan Sony Ericsson memimpin dalam hal pendapatan selama bulan Oktober dan November, mengalahkan Nokia yang selama ini selalu memimpin!

Dulu, saat masa jaya Sony Ericsson dengan kecemerlangan Walkman dan masa awal Cyber-shot, sebuah situs di Rusia sampai seakan-akan mendewakan Sony Ericsson, setiap tulisan dan review-nya selalu positif dan membanggakan. Akan tetapi, sejak mulai bermunculannya berbagai permasalahan seperti disebut di atas, situs ini tiba-tiba berbalik 180 derajat, menjadi seperti memusuhi dan sangat membenci Sony Ericsson. Setiap tulisan dan review-nya sangat jarang yang bernada positif seperti dulu, hampir selalu negatif dan memberikan citra yang sangat buruk, sampai sekarang. Bahkan situs ini terakhir dengan teganya membuat preview dari sebuah handphone prototype yang belum diumumkan secara resmi oleh Sony Ericsson. Duh…

Dalam beberapa minggu terakhir ini, entah ada apa lagi yang terjadi antara Sony Ericsson dengan sebuah situs yang berbasis di Inggris, situs yang sangat terkenal di dunia GSM dan sering jadi bahan referensi utama dalam setiap ulasan atau tulisan tentang produk handphone GSM. Tak perlu disebutkan secara jelas di sini, saya yakin para pembaca sudah tahu situs mana yang saya maksud. Sekitar 2 minggu lalu situs ini memberitakan tentang ditariknya Satio oleh sebuah penjual handphone terbesar di Inggris karena ada masalah dengan software-nya. Tenang dulu ya… isu ini hanya terjadi pada produk Satio yang di-branded dengan operator tertentu di Inggris saja, bukan pada keseluruhan produk Satio. Lagipula Sony Ericsson saat ini sudah mengeluarkan update firmware untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Seminggu kemudian, situs di atas memunculkan berita tentang ditundanya penjualan Aino oleh 2 penjual handphone besar di sana karena, lagi-lagi, permasalahan pada software. Tapi beberapa hari kemudian berita tersebut diralat karena ternyata kedua penjual handphone tersebut tidak menunda penjualan Aino meskipun memang diakui bahwa segelintir konsumen mengalami masalah dengan Aino yang mereka beli, tapi bukan masalah besar yang bisa menyebabkan ditunda atau ditariknya suatu produk. Dalam hal ini pihak Sony Ericsson sendiri mengakui memang ada sedikit permasalahan pada touchcreen Aino untuk handphone yang diedarkan di Inggris, tapi tidak sampai harus menarik produk tersebut dari penjualan seperti halnya Satio.

Dan terakhir… berita seperti ini muncul di situs GSM di atas: jadwal rilis Xperia X2 ditunda sampai Januari 2010. Berita ini mengacu pada situs Vodafone yang menyebutkan ketersediaan X2 akan dimulai di bulan Januari 2010, yang tentu saja berbeda dengan berita sebelumnya yang menyebutkan bahwa X2 akan tersedia dalam bulan Desember tahun ini. Masalah software lagi? Kemungkinan seperti itu. Tunggu dulu, tulisan di atas belum lengkap. Vodafone yang dimaksud adalah operator untuk wilayah − lagi-lagi − Inggris atau United Kingdom. Mudah-mudahan tidak terjadi pada X2 untuk peredaran di wilayah lain, termasuk Indonesia. Tapi kalau sampai hal ini terjadi, tipis harapan Sony Ericsson bisa mempertahankan posisinya yang sekarang nomor 4 secara global untuk kuartal terakhir tahun ini mengingat penghuni nomor 5 sedang lumayan berjaya dengan smartphone Android-nya, meskipun itu cuma di kandangnya sendiri.

Kita tunggu perkembangannya…

Comments
  1. Chen71281 says:

    REview dan bahasa yang sangat menarik. Semoga saja SE bisa memperbaiki keadaan2 seperti diatas.
    Tahun depan pasti lebih jaya.
    Hidup SE.

  2. JJ says:

    @Chen71281
    Thanks bro…

  3. madaraxjava says:

    mantaf

  4. Kwan Ying says:

    Waw keren keren…
    JJ sakti bener…
    Tau smua hal tentang SE.
    JJ pake HP paan y?
    Xperia X5 Purenees???
    Kan itu Master Piecenya SE.

  5. JJ says:

    @Kwan Ying: Saat ini aku cuma pake C901, T650, G700, K660 sama W800… pernah make yang high-end kaya X1 atau C905 tapi kurang cocok, hahaha…
    Xperia Pureness? Gak ah…. gak ramah di kantong, mana kuat gw beli X5 Pureness, bisa gak makan setahun tuh…

  6. Kwan Ying says:

    Wah wah…
    5 HP dibilang “Cuma”…
    Gw aja 1 hp SE dah kerepotan njagainnya.
    Klo Nokia mah dibanting” jg gpp,kan casing plastik g nipisin dompet(Setidaknya lebih murah dari Casing Stainless Steelnya SE).
    Gw takut W995 gw senasib ma W890i gw.
    Gara” casing blakang beret,dijual cma Rp.700ribu(Katanya orangnya,klo g beret bisa 1juta lebih).

    Bagi tips ngrawat HP SE dong…

  7. #4 says:

    ya w580i ku jg ngalami hal serupa,tp ku g tau kalo bs di ganti sm pihak SE nya.

    ku jg setuju ama ni artikel.tp tetep aja SE punya tempat terbaik di mataku,hehehehe
    tp klo ga segera berubah ya maap aja yang laen lebih menggoda.Sempet berharap SE punya produk serupa Corby touchnya Samsung,murah dengan pengalaman touch pa lagi berlabel “Walkman”,mantab menurut saya.klo SE bergaya ky 2 vendor dr korea ntu,ky nya g nutup kemungkinan bs no 2 ato bahkan no.1,toh SE soal inovasi ga kalah hanya saja jarang keluar dan sering terlambat,agak sebal liatnya.smoga tambah sukses SE

    sedikit berharap lagi SE punya handset android tp Murah,heheheh

  8. JJ says:

    @ #4: Mudah2an harapannya terkabul. Handset Android SE yang murah paling sekitar 3-4 jutaan nantinya, X10 Mini dan X10 Mini Pro

  9. Kwan Ying says:

    @ #4:Emm,Stuju!!!
    Tp menurutku jgn coba” bli “samsung” loh…
    Berdasarkan pengalamanku menggunakan Samsung SGH-…(Lupa tipe berapa) HP slide pertama di dunia,Cepet rusak tuh.
    Masa baru 1 thn dipake dah rusak sana sini,biaya servisnya mahal pula.
    Klo Samsung ma LG tuh kan merk Korea,biasanya barang” elektronik Korea tuh menawarkan Harga yg murah tp dengan kualitas yg sesuai Harganya(Karena lebih murah dari merk lain sehingga kualitasnya jg di bawah merk lain).

    Jd aku sekarang pake prinsip”Say No to Korean Product”.Hahaha~

    Jd penggemar SE deh.
    Kapan y SE ngluarin HP yg bagus tp murah???
    Smoga tambah sukses deh SE.

  10. Zhi3 says:

    wah udah kasep kecewa berat ama SE banyakan kluarin barangnya ada cacatnya mlulu.ampe bosan nih mengharapin se tetap yng terbaik.he2x.aino,satio ada cacatnya,x2 pa lagi,gak sesuai harganya.cacat di mana2x.umur baru 3 hr udah kliatan cacat2xnya x2.baru bli udah service 3 kali.itu beli barang baru lho bukan barang sampah.gak heran generasi xperia slalu cacad.he2x.mau ganti x10 entar cacat lagi.hmm…sakit ati kie ama SE.pif…

  11. JJ says:

    @Zhi3: iya nih… jangan dipaksain lah kalau memang ragu…

  12. rooneey says:

    Tp gmn pun juga,gw te2p cinta se.apalg setelah gw tau klo hp se gampang dimodif n jg bs diupgrade sndri..yg dibthkn cm pc n kbel data..

  13. JJ says:

    @rooneey: Sip bro…

  14. vu says:

    gwv slalu respect bwt SE,
    brharap SE ma NOKIA bisa kerja sama ngeluarin product baru yang keunggulan SE n NOKIA ada pada ntu product
    i hope….

  15. aji ananta says:

    duh q dah sakit hati banget nih…..xperia X2 …baru 2 HARI dah erorrrr…..kerjanya jadi lambat susah bukak aplikasi di telfon gak masukk…ganti pakek W 995 gitu juga…gak bisa di telfon..masok tapi hpnya gak bunyi duhhhh…..sakit hati bannggggggggggggggggggggggeeeeeeeeeeeettttttttttttttttttttttttttttttt…………………………………………..tolong untuk SE kalo mau ngluncurin barang tu harus di coba dan di teliti duluuuu….jangan asal ngluncurin aja…jadi gak merugikan pelangganya……. cepat tanggap tapi juga harus teeelliiittiii…OK….

  16. nifia says:

    Saya juga biasanya pake SE. Terus kemaren coba2 pake samsung STAR. Kecebur di westafel, alah,… baru dipake 6 bulan langsung RUSAK TOTAL ga bisa diapa-apain lagi . Kecuali kalo mau ganti mesin yang harganya sama dengan beli baru. DIbandingin sama SE z610 ku yang bisa dipake sampe 4 tahun,…beda jauh tahannya. sepertinya saya mo balik lagi ke SE lah,..🙂

  17. ell says:

    iyah se suka bikin kesel sy dl pake k850i tau2 restar sendiri trus mati dibetulin ke se mahalnya minta ampun beli 3 juta dijual cm 800rb😦 sekarang pake vivaz kamera jelek video bagus tapi suka lemot dan suka diem aja tauchscreennya alias kg jalan padahal br beli 3 hari😦 pikiran mau ganti c901 tp mau jual vivaz sayang cuma laku 2 juta padahal beli 4,1jt kesel lagi :((

  18. kubil says:

    saya pengguna xperia x10 neh, baru beli 1 bln hp uda restart2 sendiri ampe kaya mao ancur neh hp, gimana seh sony ericsson tambah lama tambah menurun kualitasnya, harga jualnya juga ancur, dulu sebelum xperia x10 saya pake w960, sama aja mati mati sendiri, mana neh tanggung jawabnya pihak sony ericsson???

  19. milz says:

    kalo aku pribadi sih dari pertama udah jatuh cinta banget sama SE n ga pnah mo ganti merk lain.. skalipun pake BB, ttp aja yg aq pegang2 c SE tercinta.. w995 n ga rusak2 tuh uda staun.. tapi ya kadang ada lah hang cuma ya jarang.. skarang lagi mikir mo bli SE baru tapi masi bingung mo yang mana😦

  20. fdp_manado says:

    kalu X10 gimana beritanya??
    rencana pengen beli sih..

  21. JJ says:

    @fdp_manado: X10 bagus banget bro…. beli aja, apalagi sekarang udah di upgrade ke versi 2.1 Eclair OS androidnya, makin mantap

  22. fdp_manado says:

    thanks bro..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s