Mengalami Masalah Dengan Tutup Kamera Sony Ericsson C901? Ada Di Sini Solusinya…

Posted: 25 December 2009 in A200, Candybar, Cyber-shot, Sony Ericsson
Tags: , , ,

Sony Ericsson C901 Cyber-shot™ adalah salah satu seri Cyber-shot™ terbaik yang pernah dibuat oleh Sony Ericsson. Siapa yang menyangka di balik desain sederhana namun elegan dan ukuran yang kecil dan tipis ternyata tersimpan kekuatan besar terutama pada kameranya. Kamera memang menjadi unggulan utama C901. Resolusi 5 megapixel merupakan resolusi yang cukup besar untuk sebuah handphone kamera. Memang pada saat sekarang ini sudah terdapat handphone kamera lain yang berukuran di atas 5 megapixel seperti C905 yang 8 megapixel ataupun Satio yang 12 megapixel. Tapi 5 megapixel sudah sangat cukup untuk keperluan sehari-hari, apalagi ditunjang dengan hasil photonya yang sangat bagus.

Itulah yang memang dimiliki oleh Sony Ericsson C901: hasil photo yang sangat bagus, bahkan dengan setting auto sekalipun pada banyak kondisi pemotretan. Settingan lebih lanjut seperti pengaturan exposure value ataupun white balance yang tepat tentu saja dapat meningkatkan performa kameranya.

Tiada gading yang tak retak. Ungkapan itu memang sangat tepat digunakan pada semua produk, type apapun dan dari merk manapun. Tak ada produk yang sempurna 100%, pasti ada saja kekurangannya. Hanya saja jenis kekurangannya bisa bermacam-macam, dari mulai yang kecil dan tak mengganggu, sampai hal besar yang sangat mengganggu. Tak terkecuali untuk Sony Ericsson C901.

Selain mengalami sendiri, saya juga membaca di beberapa forum dan juga di Sony Ericsson C901 Facebook Pages yang saya kelola, ada beberapa produk Sony Ericsson C901 yang mengalami sedikit masalah pada lens cover atau tutup lensanya. Masalah yang timbul adalah pada saat tutup kamera dibuka, mode kamera aktif tapi beberapa saat kemudian handphone seakan-akan mengenali bahwa penutup kamera tersebut dalam keadaan tertutup sehingga keluar dari mode kamera, tapi sesaat kemudian mode kamera aktif lagi, kemudian tidak aktif lagi. Demikian berulang-ulang terjadi hal seperti itu. Sangat mengganggu bukan?

Apa yang menyebabkan kondisi seperti di atas? Seorang teman dengan user ID volume100 di forum esato memberikan saran kepada saya bahwa masalah timbul karena posisi mekanisme menutup/membuka penutup kamera kurang pas pada tempatnya. Hal ini bisa diatasi dengan mudah. Caranya adalah sebagai berikut (lihat gambar di bawah):

  1. Buka penutup bagian belakang.
  2. Pada bagian body handphone di samping kiri Xenon Flash akan terlihat sebentuk plastik kecil berwarna putih. Itu adalah mekanisme pembuka/penutup kameranya (di gambar di atas ditandai dengan “this is the mechanism”). Mekanisme ini digerakkan oleh lens cover yang ada di penutup bagian belakang. Yang harus diperbaiki bukan di bagian ini tapi di bagian penutup belakangnya.
  3. Sekarang akan kita kencangkan penggerak mekanisme tersebut. Siapkan obeng kecil. Taruh dan tekan di bagian yang ditandai dengan “put a screw driver here”.
  4. Tekan agak kuat tapi hati-hati pada bagian yang ditandai dengan “press firmly but carefully here”.
  5. Selesai. Letakkan kembali penutup belakang pada tempatnya.
  6. Itu saja? Ya. Hanya itu. Dan sekarang penggerak mekanisme lens cover akan lebih kencang daripada sebelumnya sehingga masalah di atas tidak akan muncul lagi.

Selamat mencoba.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s