Archive for June, 2010

The Best Semi-Solutions for iPhone 4 Reception Problems So FarMasih tentang Apple iPhone, dalam rangka melanjutkan tulisan sebelumnya: Apple iPhone 4: Si Cantik yang Rawan Rusak dan Gagal Desain – Bagian 1.

Untuk menjawab berbagai kritikan dan keluhan tentang penerimaan sinyal iPhone 4 yang hilang jika digenggam dengan menggunakan tangan kiri, pihak Apple kemudian secara resmi merilis penjelasan dan semacam “instruksi” bagaimana cara memegang iPhone 4 yang “benar”. Akan tetapi, penjelasan Apple dalam hal ini sepertinya terlalu mengada-ada dan terkesan sangat ingin menutupi keadaan yang sebenarnya.

Seperti inilah penjelasan pihak Apple:

“Gripping any mobile phone will result in some attenuation of its antenna performance, with certain places being worse than others depending on the placement of the antennas. This is a fact of life for every wireless phone. If you ever experience this on your iPhone 4, avoid gripping it in the lower left corner in a way that covers both sides of the black strip in the metal band, or simply use one of many available cases.”

(more…)

Advertisements

Pasti pada tahu  iPhone kan? Sejak kehadiran pertamanya, ponsel besutan Apple ini telah menarik perhatian banyak orang, terutama sekali di Amerika Serikat sana, dan bahkan menyebar ke seluruh dunia. Bahkan, vendor-vendor ponsel lain langsung membuat ponsel tandingan yang sering diberi istilah iPhone-killer, tentunya dengan maksud untuk membendung semakin lakunya iPhone.

Apple iPhone sangat terkenal dengan layarnya. Tentu saja karena dari seluruh portfolio-nya, iPhone semuanya berdesain layar sentuh tanpa pernah menghadirkan keypad ataupun keyboard secara fisik. Banyak yang tertarik dengan iPhone karena desainnya, terlebih lagi karena sistem operasi dan user interface-nya.

(more…)

Dual SIM Card. Kalimat tersebut tentu sangat melekat erat dengan image tentang handphone-handphone buatan China yang mulai merambah masuk ke Indonesia pada sekitar awal tahun 2007. Dimulai dengan teknologi dual sim card yang hanya aktif salah satu − dengan metode switch untuk mengaktifkan sim card yang lainnya − kemudian berkembang beberapa bulan kemudian menjadi dual on − kedua sim card bisa aktif secara bersamaan. Pada awalnya hanya dua sim card GSM, kemudian berkembang lagi menjadi antara GSM dan CDMA. Bahkan, sekarang ini sudah ada yang triple sim card dan ketiganya bisa aktif secara bersamaan! Ternyata tidak berhenti sampai di situ saja karena dengan teknologi hybrid, pengguna bisa memilih dual on GSM-GSM atau GSM-CDMA pada sebuah unit handphone yang sama!!!

Harus diakui bahwa untuk teknologi dual on sim card China adalah jagonya, dan rajanya, karena memang secara global pun pasar jenis ini dikuasai oleh handphone buatan China, mulai dari merek yang sudah mendunia seperti Huawei, sampai merek abal-abal yang bisa dipesan sesuai dengan keinginan distributor merek lokal di dalam negeri.

(more…)

Tanggal 16 Juni 2010 kemarin, selain Yendo™ with Walkman™ dan Xperia™ X8, Sony Ericsson juga mengumumkan satu buah handphone entry level di jajaran seri GreenHeart™ yang diberi nama Cedar™. Mengikuti tradisi Elm™ dan Hazel™, Cedar™ juga diambil dari nama sejenis kayu. Dilihat dari spesifikasinya yang di bawah Elm™ dan Hazel™, bahkan juga di bawah Naite™, bisa dipastikan bahwa Cedar™ diposisikan sebagai entry level atau kelas menengah ke bawah. Meskipun demikian, jaringan 3G/HSDPA sudah diakomodasi oleh handphone dengan desain human curvature ini.

(more…)

Selain Yendo™ with Walkman™ dan Cedar™, hari ini Sony Ericsson juga mengumumkan sebuah smartphone baru bersistem operasi Android yang diberi nama Xperia™ X8. Xperia™ X8 (codename: Shakira) disebut-sebut sebagai the most entertaining smartphone oleh Sony Ericsson.

Dalam press release-nya, Sony Ericsson juga mengumumkan tentang rencananya untuk memberikan dukungan upgrade software secara penuh kepada keluarga Xperia™ X10 (X10, X10 Mini, X10 Mini Pro), di antaranya dengan menaikkan versi Android dari 1.6 (donut) menjadi 2.1 (Eclair) pada kuartal ketiga. Bahkan khusus untuk Xperia™ X10 kemampuan video recordingnya akan dinaikkan menjadi setara dengan Vivaz, yaitu pada resolusi HD 720p. Dan pada kuartal keempat tahun ini, Xperia™ X10 akan diberi peningkatan kemampuan lain sehubungan dengan multimedianya.

(more…)

Hari ini Sony Ericsson secara resmi mengumumkan handphone musik terbaru yang diberi nama Yendo™ with Walkman™. Handphone dengan codename TeaCake dan internal name W150i ini seperti diperkirakan sebelumnya merupakan handphone dengan sistem operasi proprietary Sony Ericsson pertama yang memiliki kemampuan layar sentuh secara utuh, semua fungsi dioperasikan melalui sentuhan pada layar, tanpa menggunakan keypad atau keyboard fisik. Jika dibandingkan dengan vendor lain seperti Samsung atau LG, Sony Ericsson memang termasuk ketinggalan dalam segmen ini, namun lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Tidak hanya sekedar layar sentuh seutuhnya, Yendo™ pun dipercantik dengan user interface baru yang diberi nama four corner touch UI yang merupakan adaptasi dari user interface yang sebelumnya diterapkan pada duo Android Mini (Xperia™ X10 Mini dan Xperia™ X10 Mini Pro). Dan sesuai dengan serinya yang mengutamakan kekuatan musik, Yendo™ pun dibekali dengan touch Walkman Player yang sudah terbukti memberikan pengalaman bermusik yang sangat bagus.

(more…)

Dalam waktu dekat − diperkirakan dalam minggu ini − Sony Ericsson akan mengumumkan paling tidak tiga buah handphone baru, masing-masing satu dari jajaran seri Xperia™, satu dari seri Walkman™, dan satu dari seri GreenHeart™. Ketiga handphone tersebut yaitu Sony Ericsson Xperia™ X8, Sony Ericsson Yendo™ with Walkman™, dan Sony Ericsson Cedar™.

Selengkapnya akan dijelaskan pada tulisan di bawah ini.

(more…)