Archive for the ‘Chinese Phone’ Category

Polytron. Siapa yang tak kenal dengan nama tersebut? Sebagian besar orang Indonesia tentu mengenal Polytron sebagai merek dalam negeri yang memproduksi berbagai macam alat elektronik untuk kebutuhan rumah tangga serta perangkat audio dan video. Polytron juga terkenal dengan kualitas audionya yang bagus, tak kalah dengan merek-merek terkenal dari Korea ataupun Jepang. Dan sebagai merek lokal, Polytron tentu saja punya kelebihan lain dengan harganya yang lebih murah daripada merek-merek luar. Bahkan di tengah gempuran produk-produk buatan China, Polytron pun tetap mampu bertahan selama lebih dari 30 tahun berkiprah dalam industri elektronik dalam negeri.

(more…)

Apakah ponsel/smartphone GSM terbaik tahun 2010? Jika pertanyaan ini dilontarkan pada banyak orang maka jawabannya pasti beragam. Setiap orang punya pendapat masing-masing mengenai apa yang terbaik menurut versinya sendiri-sendiri. Demikian pula beberapa situs teknologi di internet sering kali melansir urutan gadget terbaik versi mereka sendiri, tentunya satu sama lain hasilnya belum tentu akan sama.

Tapi jika kita mengacu pada asosiasi resmi teknologi selular GSM yaitu GSM Association, yang setiap tahunnya selalu menggelar acara Global Mobile Awards, maka ponsel/smartphone terbaik yang beredar tahun 2010 adalah Apple iPhone 4. Meskipun sempat didera berbagai macam keluhan terutama terkait dengan masalah antena dan casing yang gampang pecah, iPhone 4 berhasil menyingkirkan para pesaingnya yang tak kalah tangguh, yaitu: HTC Desire, Samsung Galaxy S, LG Optimus 7 dan BlackBerry Torch 9800.

(more…)

Acara Mobile World Congress (MWC) 2011 saat ini masih berlangsung di Barcelona, Spanyol. Acara yang dimulai sejak tanggal 14 Februari 2011 ini akan berakhir besok, 17 Februari 2011. Sudah menjadi semacam tradisi sejak beberapa tahun lalu, acara ini selalu dipergunakan oleh para vendor ponsel/smartphone untuk mengumumkan jajaran produk terbaru dan terbaik mereka. Tak terkecuali tahun ini.

(more…)

Sampai saat ini bisa dikatakan bahwa seluruh vendor ponsel/smartphone besar telah merilis laporan keuangan dan hasil penjualannya untuk periode kuartal keempat (Q4 2010) dan sepanjang tahun (FY 2010). Hasil yang didapat oleh masing-masing vendor tentu saja berbeda satu sama lain: ada yang untung, ada yang rugi; ada yang mencatat rekor keuntungan dan penjualan, ada yang pangsa pasarnya menurun; ada yang mulai membaik, tapi ada juga yang justru menurun kinerjanya.

Tercatat ada 4 vendor yang mencetak hasil sangat bagus baik dalam hal keuntungan maupun jumlah penjualan, yaitu Samsung, Apple, HTC, dan ZTE.

(more…)

PlayStation® Phone dari Sony Ericsson dari dulu statusnya masih saja berupa rumor. Meskipun akhirnya muncul penampakan photo-photo dari prototype-nya, tapi produk aslinya belum resmi diumumkan dan karenanya belum tersedia untuk dibeli oleh siapapun.

Tapi seperti biasa, produsen China selalu bergerak lebih cepat, bahkan kali ini super cepat karena mereka telah mulai menjual apa yang mereka sebut sebagai PlayStation Phone juga, lengkap dengan logo PSP yang sama persis dengan aslinya.

(more…)

Masih melanjutkan pembahasan mengenai laporan keuangan dan hasil penjualan handphone di kuartal ketiga tahun 2010 (Q3 2010).

Sebelumnya telah dibahas bahwa Apple dan Blackberry mencatat hasil yang sangat bagus di Q3 2010 ini. Hal yang sama terjadi juga pada Samsung dan HTC.

(more…)

Kuartal ketiga tahun 2010 ini sepertinya banyak memberikan perubahan pada peta persaingan telepon seluler secara global. Sony Ericsson berhasil menambah keuntungan meskipun unit yang terjual berkurang, demikian pula halnya dengan Nokia yang mengalami banyak penurunan pangsa pasar meskipun masih menghasilkan keuntungan. Sony Ericsson sejauh ini masih bisa bertahan berkat banyaknya smartphone yang terjual, terutama yang berbasis sistem operasi Android.

(more…)

Pelopor ataupun bukan, yang jelas handphone-handphone dengan Dual SIM Card (2 ON) sangat identik dengan buatan China, atau merk “lokal” kalau di Indonesia. Dual SIM Card memang menjadi salah satu ciri khas handphone buatan China, selain tentunya desain yang “mirip” dengan merk lain yang lebih terkenal, dan terutama dalam beberapa tahun terakhir ini desainnya kebanyakan ber-QWERTY mirip Blackberry. Meskipun mirip Blackberry, selalu ada kelebihan lainnya dari handphone China tersebut, yaitu touchscreen.

Seiring dengan berjalannya waktu, China pun mulai memproduksi handphone Triple SIM Card dengan 3 kartu yang dapat aktif secara bersamaan. Ada yang GSM semua, kombinasi antara GSM dan CDMA, ataupun hybrid: 1 slot bisa GSM atau CDMA.

(more…)

Handphone Android mahal? Jawabannya bisa jadi iya, jika kita melihat ke beberapa handphone seperti Samsung Galaxy S, HTC Desire, atau Sony Ericsson Xperia X10 yang harganya di atas 5 juta rupiah.

Tapi jika kita melihat pada handphone lain seperti Sony Ericsson Xperia X10 Mini dan X10 Mini Pro, HTC Wildfire, atau Samsung Galaxy Spica, mungkin jawabannya bisa jadi mahal untuk beberapa orang atau murah untuk beberapa orang lain. Harga handphone-handphone yang disebut terakhir adalah di kisaran lebih kurang 3 juta rupiah.

(more…)

Menurut berita yang dimuat pada Businessweek edisi 1 September 2010, Chief Executive Officer (CEO) Sony Ericsson, Bert Nordberg, pada sebuah pertemuan bisnis yang berlangsung di Beijing kemarin menyampaikan sebuah target baru dari Sony Ericsson, yaitu untuk menjadi produsen smartphone bersistem operasi Android terbesar di dunia. Tidak dijelaskan kapan target ini harus tercapai, apakah dalam waktu 1 tahun, 2 tahun, atau berapa lama lagi.

Realistiskah target yang dicanangkan oleh Sony Ericsson ini?

(more…)