Archive for the ‘A200’ Category

Secara garis besar, perangkat handphone dapat dikelompokkan ke dalam dua golongan: smartphone dan non-smartphone. Smartphone adalah kelompok yang menggunakan sistem operasi semisal Windows Phone, Android, iOS, Blackberry, atau WebOS. Saya lebih suka menyebut kelompok non-smartphone sebagai feature-phone daripada istilah lain yang banyak digunakan orang Indonesia, yaitu non-OS, karena istilah terakhir itu saya rasa tidak tepat. Bagaimanapun juga, sebagaimana kita mengenal komputer, tidak akan mungkin sebuah handphone dapat beroperasi tanpa sistem operasi. Feature-phone pada kenyataannya juga menggunakan sistem operasi sehingga sangat tidak tepat jika disebut sebagai non-OS.

Lalu, sistem operasi apa yang digunakan pada feature-phone? Feature-phone menggunakan sistem operasi milik vendor masing-masing. Sebagai contoh, Nokia menggunakan OS Nokia series 40, atau Sony Ericsson menggunakan OS Sony Ericsson (OSE) platform A200.

(more…)

Pada tahun 2010 lalu, Sony Ericsson hanya merilis sebanyak 4 buah smartphone berbasis sistem operasi Android, yaitu X10, X10 Mini, X10 Mini Pro, dan X8. Semuanya dikelompokkan ke dalam seri Xperia™. Untuk tahun 2011, CEO Bert Nordberg pernah memberikan informasi bahwa akan ada paling sedikit 8 buah smartphone dari kelompok Xperia™. Perlu diketahui bahwa jika sebelumnya Xperia™ adalah seri premium yang sebagian besar berupa smartphone dengan berbagai sistem operasi, maka mulai tahun ini Xperia™ berubah menjadi seri khusus untuk smartphone Android.

(more…)

Masih melanjutkan pembahasan mengenai laporan keuangan dan hasil penjualan handphone di kuartal ketiga tahun 2010 (Q3 2010).

Sebelumnya telah dibahas bahwa Apple dan Blackberry mencatat hasil yang sangat bagus di Q3 2010 ini. Hal yang sama terjadi juga pada Samsung dan HTC.

(more…)

Kuartal ketiga tahun 2010 ini sepertinya banyak memberikan perubahan pada peta persaingan telepon seluler secara global. Sony Ericsson berhasil menambah keuntungan meskipun unit yang terjual berkurang, demikian pula halnya dengan Nokia yang mengalami banyak penurunan pangsa pasar meskipun masih menghasilkan keuntungan. Sony Ericsson sejauh ini masih bisa bertahan berkat banyaknya smartphone yang terjual, terutama yang berbasis sistem operasi Android.

(more…)

Meneruskan tradisi yang sudah berlangsung lama, Sony Ericsson kembali memberikan pilihan warna baru untuk beberapa produk terakhirnya. Kali ini yang mendapat kesempatan tersebut adalah Xperia™ X10 Mini dan Zylo™.

Xperia™ X1o Mini sebelumnya sudah mendapatkan tambahan warna baru, yaitu Gold. Pada saat bersamaan, Xperia™ X10 Mini Pro mendapat tambahan warna Pink. Sekarang Sony Ericsson menambahkan warna Pink dan juga Biru (Azure Blue) pada Xperia™ X10 Mini.

Selain itu, Sony Ericsson juga menambahkan pilihan warna baru untuk Zylo™, yaitu Merah (Red) dan Hitam (Energetic Black).

(more…)

Mulai tahun ini, salah satu operator telekomunikasi terbesar di United Kingdom, O2, merilis sistem eco rating sebagai bagian dari komitmen operator tersebut dalam kepedulian terhadap lingkungan yang dituangkan dalam program Think Big.

Eco rating adalah sistem untuk memberikan informasi terhadap konsumen mengenai dampak sosial dan lingkungan dari produk yang mereka jual, untuk membantu konsumen memilih produk yang tepat.

(more…)

Pada bulan November 2009 yang lalu, Sony Ericsson memperkenalkan terobosan baru dalam sebuah ponsel, yaitu layar transparan. Ponsel dengan layar transparan pertama di dunia ini diperkenalkan dengan nama Xperia™ X5 Pureness™. Meskipun bukan termasuk dalam kelompok smartphone, tapi ponsel ini diberi kehormatan untuk menjadi anggota seri Xperia™ karena target pasarnya adalah kelompok premium. Bahkan Xperia™ Pureness™ ternyata kemudian menjadi ponsel Sony Ericsson dengan harga paling mahal.

(more…)