Posts Tagged ‘12 Megapixel’

Era 12 megapixel dalam kamera handphone sebenarnya telah dimulai sejak lebih dari setahun lalu saat Sony Ericsson memperkenalkan konsep Idou yang kemudian dirilis dengan nama resmi Satio. Setelah itu vendor lain seperti Samsung dan LG turut merilis produk handphone dengan kamera 12 megapixel, dan yang paling akhir adalah Nokia yang baru saja meluncurkan N8-00.

Meskipun sama-sama memiliki resolusi kamera 12 megapixel, Nokia N8-00 yang dirilis paling telat memiliki kelebihan dibandingkan produk dari merek lainnya, yaitu ukuran sensor yang paling besar, bahkan lebih besar dari kebanyakan kamera digital biasa kelas pocket camera.

(more…)

Nokia N8 (N8: 12 Megapixel-nya Nokia…) disebut-sebut memiliki sensor kamera terbesar di antara semua handphone kamera, bahkan lebih besar daripada kebanyakan kamera digital biasa.

Seberapa besar sebenarnya sensor kamera yang dimiliki oleh 12 megapixel-nya Nokia ini? Blog GSMArena pernah mencoba menghitung besaran tersebut dan diperoleh hasil 1/1.9″, yang jauh lebih besar daripada yang terbesar sebelumnya, yaitu 1/2.5″ pada Sony Ericsson Satio atau Samsung Pixon12.

Ternyata, hasil perhitungan di atas kurang tepat. Yang mengejutkan adalah bahwa ukuran sensornya ternyata jauh lebih besar, yaitu 1/1.83″. Nilai ini diperoleh dari wawancara ekslusif antara tim GSMArena dengan Damian Dinning, Senior Manager at Solutions Planning Nokia, yang memiliki peran besar dalam pengembangan kamera dan video dari produk sebelumnya seperti Nokia N95, Nokia N73, Nokia N82, dan Nokia N86 8MP.

(more…)

Kali ini judulnya singkat aja ya.

Dalam persaingan handphone kamera dengan megapixel besar, sampai dengan 5 megapixel Nokia biasanya tak pernah ketinggalan dari vendor-vendor lain. Meskipun Sony Ericsson lebih dulu mengumumkan keberadaan K850 Cyber-shot, tapi pada kenyataannya Nokia N82 dirilis sebelum K850 secara resmi dilepas ke pasar. Dalam hal kualitas pun tak perlu diragukan lagi karena N82 memperoleh penghargaan Best Mobile Imaging Device 2008 dari TIPA Award, sebuah organisasi di Eropa yang anggotanya terdiri dari para photographer professional.

(more…)

Satio™ merupakan seri Entertainment Unlimited dari Sony Ericsson yang paling lengkap untuk saat ini:  kamera 12 megapixel autofocus (pertama di dunia untuk GSM), layar sentuh yang lebar, dan dilengkapi dengan sistem operasi Symbian S60 edisi kelima (dikenal juga dengan nama Symbian ^1). Salah satu kekurangan Satio adalah video recordingnya yang “hanya” berukuran VGA dengan frame rate 30 fps. Frame rate-nya sendiri sudah sangat bagus, hanya saja resolusinya masih jauh ketinggalan baik dari vendor pesaing maupun dari “adik”-nya sendiri: Vivaz yang sudah mendukung resolusi HD.

Sony Ericsson ternyata tidak tinggal diam untuk terus memperbaharui kemampuan salah satu andalannya ini. Menurut Sony Ericsson Product Blog, mulai minggu ini akan ada pembaruan software untuk Satio, di mana salah satu fitur yang ditawarkan adalah peningkatan resolusi video recordingnya dari VGA (640 x 480 pixels) menjadi Wide VGA (WVGA, 864 x 480 pixels).

(more…)

Hari Kamis malam tanggal 15 Oktober 2009 kemarin, Sony Ericsson Indonesia secara resmi meluncurkan 3 buah handphone terbaru dari jajaran seri Entertainment Unlimited, yaitu Satio™, Aino™, dan Yari™.

Seri Entertainment Unlimited adalah seri baru yang menggabungkan kehebatan Cyber-shot™ pada kamera dan Walkman™ pada musik dan disertai dengan banyak fitur multimedia lainnya seperti YouTube, Facebook, dll.

Satio™ adalah handphone GSM pertama di dunia yang memiliki kamera digital terintegrasi dengan resolusi 12 Megapixel, berdesain layar sentuh dengan sistem operasi Symbian versi 9.4 dan user interface S60 edisi ke-5.

(more…)

Sony Ericsson Satio sudah mendapat persetujuan dari FCC (Federal Communications Commission) sebuah agensi independen milik pemerintah Amerika Serikat yang mengatur regulasi dari produk-produk telekomunikasi yang menggunakan media radio, televisi, jaringan, satelit dan kabel.

Pada umumnya, setelah suatu produk telekomunikasi mendapat persetujuan dari FCC, maka dalam waktu dekat produk tersebut akan segera dipasarkan.

Dokumen persetujuan FCC untuk Satio dapat dilihat di sini.

Cellulare Magazine, sebuah situs teknologi selular dari Italy, telah membuat video hand-on dari 3 seri Entertainment Unlimited Sony Ericsson: Satio, Aino, dan Yari.

Untuk yang ingin tahu bagaimana kinerja ketiga ponsel di atas, simak aja video-videonya berikut ini.

Sony Ericsson Satio Hands-on Video:

Sony Ericsson Aino Hands-on Video:

Sony Ericsson Yari Hands-on Video:

Untuk yang belum tahu spesifikasi ketiga ponsel di atas, silakan masuk ke link berikut:

Sony Ericsson Satio
Sony Ericsson Aino
Sony Ericsson Yari
Sony Ericsson Press Release untuk Satio, Aino, dan Yari

“Terlahir” dengan nama awal (baca: code name) Kokoro — beberapa orang (Eropa) pernah menyebutnya sebagai Kokura — kemudian diumumkan pada tanggal 15 Februari 2009 dengan nama konsep Idou (baca: Sony Ericsson Launches Entertainment Unlimited, Reinforcing its Position as the Communication Entertainment Brand, Sony Ericsson Idou: Entertainment Unlimited), Sony Ericsson akhirnya mengumumkan nama resmi dan juga spesifikasi resmi dari smartphone layar sentuh berkamera 12 megapixel yang merupakan ponsel pertama dari jajaran seri baru Entertainment Unlimited ini, yaitu Satio.

Ya, Satio, itulah nama resmi yang diberikan oleh Sony Ericsson. Terdapat sedikit perubahan dari apa yang diumumkan pada bulan Februari, Satio ternyata akan dirilis dengan sistem operasi Symbian S60 edisi ke-5, belum menggunakan Symbian Foundation. Hal ini dikarenakan Symbian Foundation — sistem operasi “baru” yang merupakan gabungan dari seluruh jenis Symbian menjadi satu sistem operasi tunggal — belum siap untuk mendukung Satio yang diperkirakan akan dirilis pada kuartal keempat tahun ini.

Berikut Press Release mengenai Satio dari situs resmi Sony Ericsson.

Visual communication like never before with the Sony Ericsson Satio

28 May 2009

Get the ultimate multimedia experience with Satio. Feast your eyes on movies, TV-series’ and video clips thanks to the 3.5 inch screen and crystal clear 16:9 widescreen format – just like watching them live. A friend pulling a funny pose? Snap them with the amazing 12.1 megapixel camera and share the picture with friends.

London, UK – May 28, 2009 – Sony Ericsson today announced Satio which provides you access to all your media in one place – just tap directly into your favourite features with the five standby panels and you’re ready to go.  First introduced in Barcelona as the ‘Idou’, Satio puts the future of mobile entertainment in the palm of your hand. You can watch your favourite movies on the bus or catch up with your TV shows while on your lunch break thanks to Satio.

“With Satio you can enjoy any form of entertainment anytime, anywhere. Whether its music or movies you will never be more than a tap away from your favourite tracks or shows,” said Fredrik Mansson, Market Business Manager at Sony Ericsson.  “Just tap directly into your favourite videos and music with the unique full touch media menu, standby panels and music player.  Snapping perfect pictures also just got so simple thanks to the 12.1 megapixel camera, intuitive touch focus and Xenon flash.  Share them with your nearest and dearest via your social networking site, produce huge prints and you can even comment directly on your images.”

Download exciting music, movies and games from PlayNow™ arena to personalise your entertainment experience on Satio and enjoy them in crystal clear 16:9 widescreen format.  PlayNow™ arena provides a full range of mobile entertainment available by dual download to both your PC and mobile phone with specially developed ring tones and music tones and DRM-free music tracks and TrackID™ charts from around the world.

(more…)

Pada sebuah event di London yang berlangsung tanggal 28 Mei 2009 jam 18.30 waktu setempat (29 Mei 2009 jam 00.30 WIB), Sony Ericsson memperkenalkan 3 buah ponsel terbarunya yang masuk dalam jajaran seri baru: Entertainment Unlimited, yaitu Sony Ericsson Satio, Sony Ericsson Aino, dan Sony Ericsson Yari.

Sony Ericsson Satio sebenarnya bukan merupakan ponsel yang benar-benar baru karena sudah pernah diperkenalan sebelumnya pada bukan Februari yang lalu dengan nama konsep Idou. Idou yang memiliki code name Kokoro atau Kokura ini akhirnya mendapatkan nama resmi sebagai Satio. Aino (eode nama: Sara) adalah sebuah ponsel berkamera 8 megapixel yang memiliki layar lebar (3″) dan keypad dalam bentuk slider. Yari (code name: Frida) adalah sebuah ponsel untuk fun yang mengedepankan fitur Gesture Gaming, sebuah teknologi yang sebelumnya hanya ada pada beberapa ponsel untuk operator NTT DoCoMo di Jepang.

Pada seri baru ini ada 4 hal yang layak dicatat:

  1. Pemakai tidak dibatasi lagi dengan fitur-fitur khusus pada musik, pencitraan, dan internet seperti yang selama ini banyak dialami pada ponsel Sony Ericsson. Misalnya seri Walkman yang mengedapkan fitur musik seringkali dibekali dengan kamera yang seadanya (tanpa autofocus, tanpa lampu flash, dll.), seri Cyber-shot yang fitur musiknya tidak sehebat seri Walkman, atau seri internet yang fitur masuk maupun kameranya kalah jauh dibanding 2 seri lainnya. Pada seri Unlimited Entertainment, Sony Ericsson membekali ponselnya dengan sejumlah fitur yang dapat dikatakan sebagai all-in-one karena baik fitur musik, pencitraan (kamera), internet maupun lain-lainnya merupakan yang terbaik.
  2. Layar yang lebar dan memiliki kemampuan layar sentuh (touchscreen). Perlu dicatat bahwa hanya Satio (sebelumnya diperkenalkan dengan nama konsep Idou) yang memiliki kemampuan full-touchscreen, sedangkan pada Aino dan Yari layar sentuh hanya berfungsi pada menu Media dan Camera-nya saja.
  3. Sistem operasi dan platform baru. Sony Ericsson Satio akan menggunakan OS Symbian S60 edisi ke-5, sama seperti yang ada pada Nokia 5800, hal ini berbeda dengan press release sebelumnya yang menyatakan bahwa Idou (Satio) akan menggunakan OS Symbian Foundation. Perubahan ini kemungkinan besar disebabkan oleh belum siapnya Symbian Foundation untuk mendukung Satio yang akan diluncurkan pada sekitar bulan Oktober atau November tahun ini. Dua ponsel lainnya, Aino dan Yari, akan menggunakan OSE (OS proprietary dari Sony Ericsson) yang menggunakan Java Platform terbaru, yaitu JP-8.5, dengan user interface yang merupakan pengembangan dari A200, yang di beberapa forum disebut-sebut sebagai A300.
  4. Tidak ada lagi penamaan menggunakan perpaduan huruf dan angka seperti pada seri lainnya semisal W910, C901, G705. Sony Ericsson memberi identifikasi berupa nama yang kemungkinan besar diambil dari nama-nama Jepang.

Berikut halaman masing-masing ponsel pada situs resmi Sony Ericsson yang berbahasa Indonesia:


Sony Ericsson Satio


Sony Ericsson Aino


Sony Ericsson Yari

Informasi lengkap mengenai ketiga ponsel di atas akan di-posting menyusul.

Melanjutkan post yang ini : Sony Ericsson Idou: Entertainment Unlimited, sekarang gw mau kasih beberapa photo- photonya.

Yang berikut ini diambil dari Sony Ericsson Media Library:

(more…)